Jumat, 06 Februari 2015

Waspada Bahaya Kanker Payudara Mengintai

Sudah saatnya kaum wanita memperhatikan bahaya kanker payudara

Kanker payudara telah muncul sebagai penyebab utama kematian terkait kanker pada wanita di seluruh dunia. Berdasarkan studi terbaru yang dilakukan untuk menilai risiko kanker payudara di India, TMC (Tata Memorial Centre) telah melaporkan bahwa satu dari 28 wanita mengalami kanker payudara dalam hidup mereka. Ini adalah salah satu jenis kanker yang paling umum untuk saat ini dan aklan terus meningkat setiap tahunnya. Untuk membawa hal-hal dalam perspektif, jika salah satu dari 22 perempuan yang tinggal di daerah perkotaan yang berisiko kanker payudara, maka risiko bagi perempuan di daerah pedesaan relatif lebih rendah yaitu satu dari 60 wanita.

Usia rata-rata perempuan yang berada pada peningkatan kerentanan terhadap kanker payudara adalah 43-46 tahun, tidak seperti negara-negara barat di mana perempuan dalam kelompok usia 53 - 57 tahun lebih rentan terhadap penyakit ini. Dengan langkah-langkah gaya hidup saat ini ditambah dengan faktor risiko yang tidak terkendali, wanita berusia 20 tahun berada pada risiko tinggi penyakit ini. Pada akhir tahun 2012, hampir 144.937 kasus kanker payudara dilaporkan dan lebih dari 70.218 wanita meninggal karena penyakit ini.

Menurut Pusat Nasional untuk Penyakit Informatika dan Penelitian, kota besar India menyumbang sekitar 25% dari semua kasus kanker payudara pada wanita. Meskipun Mumbai menunjukkan penurunan jumlah kasus kanker payudara dalam beberapa tahun terakhir, tiga kota besar di India Selatan yaitu Bangalore, Chennai dan Thiruvananthapuram menunjukkan tren yang meningkat. Para ahli memperkirakan bahwa pada tahun 2015 akan ada 155.000 kasus baru kanker payudara dan sekitar 76.000 wanita mungkin mati karena penyakit ini. Kenaikan drastis dalam jumlah kasus kanker payudara pada wanita India dalam rentang dua tahun semakin memburuk. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya kesadaran yang tepat antara perempuan (terutama wanita muda) tentang kanker payudara dan deteksi dini untuk tingkat kelangsungan hidup yang lebih baik.

Seperti halnya India, negara berkembang lainnya seperti halnya Indonesia juga rentan sekali terhadap kanker payudara. Mungkin hal ini berkaitan dengan informasi yang benar dan kesadaran masyarakat yang masih minim, ataupun karena masalah kemiskinan. So saat ini dengan semakin mudahnya akses teknologi informasi, diharapkan masyarakat Indonesia lebih gencar untuk mencari informasi kesehatan yang mungkin berguna di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar